PSG vs Madrid: Rasa Cinta dan Ancaman Di Maria

BOLAHOT – Rentetan tak terkalahkan Paris St. Germain akan diuji Real Madrid saat berjumpa di Parc des Princes, Rabu (21/10). Sorotan akan tertuju pada winger PSG, Angel Di Maria karena akan melawan bekas timnya.

Di Maria bergabung PSG pada musim panas lalu setelah hanya semusim berseragam Manchester United. Sebelumnya, bintang sepakbola Argentina itu sempat empat tahun membela Madrid dari 2010 hingga 2014.

Selama periode itu Di Maria berperan penting dalam sukses El Real menjuarai La Liga 2011-12, Copa del Rey 2010-11, 2013-14, dan merengkuh La Decima alias titel Liga Champions kesepuluh pada dua musim lalu di mana dia terpilih sebagai final man of the match. Kenangan yang begitu berarti dalam karier pesepakbola 27 tahun itu.

Kini, Di Maria akan menjadi ancaman bagi Madrid stelah gagal di MU. Di Maria mulai bersinar lagi bersama PSG dan sampai sekarang sudah menyumbangkan tiga gol dan empat assist dalam delapan penampilannya di semua kompetisi.

Di Maria bahkan selalu terlibat langsung dalam kemenangan PSG di dua laga awal. Di Maria mencetak satu gol saat PSG mengalahkan Malmo 2-0 serta menyumbangkan satu assist ketika PSG menggulung Shakhtar Donetsk 3-0.

“Kalau aku mencetak gol, aku tidak akan merayakannya,” cetus Di Maria kepada Canal Plus yang dilansir FourFourTwo. “Karena di lubuk hatiku, aku tidak akan pernah melupakan apa yang pernah kualami di Real.”

Meski memiliki skuat mahal, laju PSG di Eropa relatif belum sukses karena tiga musim terakhir, Les Parisiens cuma mentok di babak perempatfinal. Walau demikian, Di Maria tak ragu PSG bisa menjadi juara di masa depan.

“Kami akan bertarung bersama untuk memenangi Liga Champions. Saat kedatanganku, aku mengetahui kualitas para pemain PSG. Dengan pemain yang ada, kami bisa,” cetus Di Maria.

(rin/din)
Sumber: Sport.detik