Wenger Kritik Kebijakan Transfer MU

Wenger Kritik Kebijakan Transfer MU

Wenger Kritik Kebijakan Transfer MU

London – Manchester United bergerak agresif di bursa transfer musim panas ini dan sudah menghabiskan tak kurang dari 75 juta poundsterling Untuk empat pemain. Kebijakan ini disinggung oleh manajer Arsenal Arsene Wenger.

Sejauh ini empat nama sudah didapatkan MU dari bursa jual beli pemain. Mereka adalah Memphis Depay, Matteo Darmian, Bastian Schweinsteiger, dan Morgan Schneiderlin. Keempatnya menghabiskan dana sekitar 75,7 juta pounds.

Belum ada tanda-tanda MU akan berhenti bergerak mencari pemain sampai saat ini. Mereka diyakini akan mendatangkan setidaknya satu penyerang baru menyusul kepergian Robin van Persie.

Kebijakan transfer ini mendapatkan sorotan dari Wenger, yang menilai MU saat ini tak punya kesabaran untuk membina pemain-pemain asli didikan klub. Padahal sebelumnya mereka berhasil meraih sukses lewat para pemain akademi yang dikenal dengan class of ’92, seperti Paul Scholes, Ryan Giggs, dan David Beckham, Gary Neville, dan Phil Neville. Sukses tersebut yang pada akhirnya membuat MU secara finansial benar-benar mapan dan stabil.

Wenger pribadi mengakui Arsenal mengikuti model pembinaan seperti yang sebelumnya MU lakukan hingga melahirkan stabilitas seperti saat ini. Namun dia menegaskan akan berusaha terus membuatnya berjalan secara berkelanjutan, tak berhenti seperti yang dilihatnya pada MU saat ini.

Sebagai catatan, MU musim lalu mendapatkan kritikan karena menjual Danny Welbeck yang merupakan pemain asli Manchester dan didikan akademi. Selepas kepergian Welbeck, praktis lulusan akademi paling beken di skuat MU saat ini adalah Adnan Januzaj. Januzaj sendiri bahkan cuma tampil 18 kali pada musim kemarin, dengan hanya dipercaya turun penuh sebanyak empat kali.

“Kami ingin terus mengombinasikan sumber daya finansial yang lebih kuat dengan keyakinan dalam filosofi dan kebijakan kami. Itu artinya kami ingin terus memberikan kesempatan untuk para pemain muda dan membangun para pemain dari dalam klub kami dengan kultur kami,” kata Wenger dikutip Sky Sports

“Setelah itu, jika kami bisa membeli pemain istimewa, kami bisa bersaing hari ini. Tapi itu tidak akan jadi basis dari kebijakan kami.”

“Kebanyakan klub yang telah meraih sukses adalah klub-klub yang telah melakukan itu dengan baik. Anda bisa mengambil contoh Barcelona atau Manchester United, yang sebelumnya punya sebuah generasi dan membangun sukses mereka lewat para pemain yang datang dari dalam klub sendiri,” sambungnya.

“Hal-hal ini adalah nilai-nilai kami dan merupakan DNA kami, penting untuk menjaga itu. Dengan sukses yang dipetik United, mereka telah menciptakan sumber daya finansial yang sangat besar dan hari ini tidak ada kesabaran pada mereka untuk melanjutkan apa yang sebelumnya mereka lakukan.”

“Mereka punya sumber daya finansial untuk berjalan dengan kebijakan berbeda. Dan mereka tidak punya lagi pemain-pemain yang siap seperti Paul Scholes, Ryan Giggs, dan David Beckham di dalam klub,” demikian manajer asal Prancis tersebut.

Untuk musim depan, Arsenal masih mengandalkan sejumlah pemain binaan klub. Sebut saja Jack Wilshere, Francis Coquelin, Hector Bellerin, dan Kieran Gibbs.